6 Tools Untuk Mengecek Plagiarisme Atau Plagiat konten

Jika Anda ingin mengembangkan blog Anda terus dan maju maka, salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan cara meningkatkan frekuensi postingan blog Anda.

Namun ada beberapa hal yang akan membuat Anda kecewa saat Anda menulis konten yang hebat dan tiba-tiba Google menghukum Anda, kenapa demikian?

Karena ada plagiat di artikel Anda. Dan tentu ini akan membuat kerja keras Anda hilang karena satu artikel sedikit mirip dengan yang lain.

Bagaimana Anda bisa tahu apakah ada kesamaan antara postingan Anda dan orang lain di internet? selalu melakukan pengecekan sebelum menerbitkan postingan Anda.

Inilah yang akan kita bahas dalam postingan ini..,

Tapi sebelumnya, mari kita bahas tentang plagiat konten, kemudian kita akan membahas beberapa tools yang bisa membantu Anda untuk melakukan pengecekan dengan cepat.

Apa itu plagiarisme atau plagiat konten

Singkatnya, plagiarisme adalah mencuri ide atau karya seseorang tanpa merujuknya. ( 100% murni karya orang lain yang disalin )

Jadi, jika Anda menulis seperti tugas akhir dalam mata kuliah untuk dosen Anda dan Anda menulis tentang ide yang sudah dibahas oleh orang lain, maka Anda perlu merujuknya di akhir artikel. ( memberikan sumber )

Jika tidak, maka Anda akan di katakan plagiat konten orang lain. Karena sebagian besar konten yang Anda tulis bukan ide Anda. Tetapi menyalin konten yang sama, bahkan jika Anda mengubah kata-katanya sedikit dianggap mencuri.

Dan yang lebih buruk lagi adalah saat Anda menyalin bagian-bagian artikel web yang berbeda dan Anda rangkum menjadi satu kemudian Anda berpikir bahwa Anda memiliki artikel yang unik, dan sebenarnya tidak 100% Anda menjiplak.

Dan ini tidak akan ada gunanya bagimu, jadi jangan mencoba untuk melakukannya jika kamu serius tentang blogging.

Bacaan Menarik :  Pilih Platform Blog Gratis atau Host-Sendiri ? Penjelasan Lengkap

Beberapa jenis Plagiarisme

Ada berbagai jenis plagiarisme, tetapi di sini ada beberapa yang umum.

  • Plagiarisme Langsung : Ini adalah plagiarisme dalam bentuk terbaiknya. Anda hanya menyalin postingan atau artikel kata demi kata dan menyebutnya milik Anda. Jika ini strategi Anda. Hentikan blogging sekarang karena Anda membuang-buang waktu dan uang Anda
  • Plagiarisme Mosaik: Ini terjadi ketika Anda menyalin frasa dari sumber
  • Plagiarisme Sendiri : Ini terjadi ketika Anda menerbitkan karya Anda beberapa kali.
  • Plagiarisme Kebetulan : Ini terjadi ketika Anda secara tidak sengaja menulis frasa atau kalimat dan seseorang telah menuliskannya dengan cara yang sama.

Bagaimana Google mengetahui plagiarisme

Google membenci plagiarisme. Jadi apa yang Google lakukan?

Begitu Google melihat bahwa salah satu artikel Anda memiliki beberapa bagian yang disalin dari sumber web lain, Google akan menghukum blog Anda dan akan membuat situs Anda tidak layak, sehingga akan mempengaruhi beberapa postingan Anda dan peringkat web Anda.

Google memiliki Algoritma yang begitu canggih tentang frasa dan kata yang Anda tulis di blog Anda, Jadi cukup mudah untuk mengetahui apakah blog Anda layak untuk di tampilkan di mesin telusur Google atau tidak.

Solusinya sederhana.

Anda bisa melakukan pemeriksaan untuk plagiarisme sebelum Anda mempublikasikan postingan Anda.

Tools  untuk Memeriksa Plagiarisme

Anda tidak perlu khawatir jika ada artikel Anda yang secara tidak sengaja berisi frasa yang mirip dengan situs blog yang lain, atau jika ada penulis yang menyalin konten dari blog lain tanpa sepengetahuan Anda.

Tentu saja, Anda tidak akan tahu semua konten di blog orang lain yang menulis tentang artikel yang sama, dan Anda tidak perlu melakukan pemeriksaan setiap kali Anda menulis artikel baru.

Bacaan Menarik :  Mengenal Tentang : Definisi Blog, Blogging, dan Blogger

#1. Grammarly 

Grammarly adalah salah satu tools plagiarisme online gratis yang menggunakan AI-nya untuk memahami apa yang Anda tulis dan menawarkan saran tentang cara meningkatkan tulisan Anda. Bukan hanya editor tata bahasa dan ejaan.

#2. Copyscape

Copyscape adalah salah satu tools plagiarisme populer di kalangan blogging. Anda bisa melakukan pengecekan apakah konten Anda asli atau tidak.

Program Copysentry mereka memindai web setiap hari untuk salinan konten Anda dan mengirim email kepada Anda ketika seseorang menyalin konten Anda.

Ada versi gratis yang memungkinkan Anda memeriksa postingan Anda setelah diterbitkan. Cukup masukkan URL postingan, dan biarkan mereka yang melakukan analisanya.

#3. Plag Scan

Plag Scan adalah Tools lainya yang membantu Anda menemukan “keaslian” dari kata yang ditulis. Plag Scan akan memeriksa konten Anda untuk kesamaan dengan konten web orang lain.

Plag Scan tidak gratis, tetapi Anda bisa mendapatkan uji coba gratis untuk dapat menggunakanya.

#4. Quetext

Quetext adalah Tools yang dibuat khusus untuk membantu Anda memeriksa apakah konten Anda dijiplak atau tidak. Ada versi gratis dan pro.

#5. DupliChecker

Dupli Checker adalah Tools yang sepenuhnya gratis yang dapat Anda gunakan untuk memeriksa konten Anda secara langsung tanpa mendaftar.

Setelah Anda membuka link Dupli Checker, Anda akan melihat kotak untuk memasukkan teks yang ingin Anda periksa, atau kemampuan untuk mengunggah file, dan kemudian Anda bisa memeriksa plagiarisme. Anda juga bisa melakukan pemeriksaan tata bahasa.

#6. SmallSEOTools

SmallSEOTools adalah seperangkat tools gratis yang bisa Anda gunakan untuk membantu Anda dengan SEO Anda. Ada beberapa alat yang berbeda untuk digunakan di samping pemeriksa plagiarisme seperti penghitung Word, cek tata bahasa.

Bacaan Menarik :  10 Tips Instan untuk Menulis Postingan Blog yang Luar Biasa

Penggunaanya cukup mudah, Anda dapat memeriksa plagiarisme dengan menempelkan halaman web Anda, jika postingan Anda telah dipublikasikan, atau dengan mengunggah file dokumen.

Kesimpulan

Plagiarisme atau plagiat konten dapat membuat semua yang Anda lakukan sama sekali tidak berguna dan dapat menghancurkan semua yang telah Anda bangun selama bertahun-tahun.

Untuk dapat mengatasinya, pastikan konten Anda bebas dari plagiarisme, dan dengan menggunakan 6 tools yang telah saya bahas diatas Anda bisa melakukan pengecekan untuk situs web Anda.

Saya biasanya menggunakan Grammarly karena saya sudah menggunakannya untuk mengedit konten saya dan memastikan tidak ada masalah dalam tata bahasa atau gaya.

Tools mana yang saat ini Anda gunakan dan kenapa? Beri tahu saya di komentar di bawah. Saya ingin pendapat Anda.

1Shares

Leave a Comment

1Shares